Penerjemah

Cari

Minggu, 27 Oktober 2024

Juara Bas-Basan dari Kampung

 Juara Bas-Basan dari Kampung


Aida, Firaz, Yahya, Bening, dan Azmi adalah kakak beradik yang sangat kompak. Mereka tinggal di sebuah kampung yang masih kental dengan tradisi. Suatu hari, kampung mereka mengadakan lomba permainan tradisional, salah satunya adalah bas-basan. Tentu saja, mereka semua sangat antusias untuk mengikuti lomba ini.


"Ayo kita buktikan kalau keluarga kita yang paling jago main bas-basan!" seru Firaz semangat.


Mereka pun berlatih setiap hari di halaman rumah. Ayah dan Ibu mengajari mereka strategi jitu untuk memenangkan pertandingan. Mulai dari cara mengatur langkah pion, hingga cara menyerang lawan dengan cerdik.


Hari lomba pun tiba. Semua peserta berkumpul di lapangan desa. Suasana sangat meriah. Mereka semua siap bertanding dengan semangat juang yang tinggi.


Pertandingan dimulai. Aida dan Firaz bertanding di kelompok dewasa, sementara Yahya, Bening, dan Azmi bertanding di kelompok anak-anak. Mereka bermain dengan sangat fokus. Setiap langkah mereka penuh perhitungan.


Aida dan Firaz berhasil mengalahkan semua lawan mereka. Begitu juga dengan Yahya, Bening, dan Azmi. Mereka berhasil mencapai babak final.

Di babak final, persaingan semakin sengit. Namun, dengan kerja sama yang baik, Aida dan Firaz berhasil keluar sebagai juara pertama untuk kelompok dewasa. Begitu juga dengan Yahya, Bening, dan Azmi yang berhasil menjadi juara pertama untuk kelompok anak-anak.


Seluruh kampung bersorak gembira melihat kemenangan keluarga mereka. Aida, Firaz, Yahya, Bening, dan Azmi merasa sangat senang dan bangga. Mereka tidak hanya berhasil meraih juara, tetapi juga berhasil melestarikan permainan tradisional bas-basan.


Pesan Moral:

Cerita ini mengajarkan kita tentang pentingnya kerjasama, semangat juang, dan melestarikan budaya. Dengan bekerja sama, kita bisa meraih kesuksesan. Selain itu, dengan melestarikan permainan tradisional, kita juga ikut menjaga warisan budaya bangsa.

Sabtu, 26 Oktober 2024

Kancil dan Buaya Sahabat Sejati

Kancil dan Buaya Sahabat Sejati


Di sebuah hutan yang rimbun, hiduplah seekor Kancil bernama Cili. Cili terkenal sangat cerdik dan suka sekali berpetualang. Suatu hari, saat sedang mencari buah-buahan di tepi sungai, Cili bertemu dengan Buaya bernama Benjo.


Benjo adalah buaya yang baik hati, meskipun penampilannya sedikit menakutkan.


"Hai, Cili!" sapa Benjo ramah. "Mau berenang bersamaku?"


Cili awalnya ragu. Ia tahu bahwa Buaya adalah hewan pemangsa. Namun, melihat senyum ramah Benjo, Cili pun memberanikan diri.


"Baiklah, Bejo," jawab Cili.


Mereka pun berenang bersama di sungai. Cili sangat terkejut karena ternyata Benjo adalah perenang yang sangat baik. Ia bahkan mengajari Cili beberapa teknik berenang yang baru. Lama-kelamaan, Cili dan Benjo menjadi sahabat baik. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, bermain di sungai, atau sekadar bercerita di bawah pohon rindang.


Kabar tentang persahabatan mereka pun menyebar ke seluruh hutan. Banyak hewan yang heran dan tidak percaya bahwa Kancil dan Buaya bisa menjadi sahabat. Namun, Cili dan Benjo tidak peduli dengan omongan orang lain. Mereka tetap bersahabat dengan tulus.


Suatu hari, hutan tempat mereka tinggal mengalami kebakaran. Banyak hewan yang harus menyelamatkan diri. Cili dan Benjo pun ikut menyelamatkan diri. Mereka berenang menyusuri sungai untuk mencari tempat yang aman. Berkat kerja sama yang baik, mereka berhasil selamat dari kebakaran hutan.


Persahabatan Cili dan Benjo menjadi bukti bahwa persahabatan bisa terjalin di antara makhluk yang berbeda. Meskipun memiliki sifat dan penampilan yang berbeda, mereka bisa saling menerima dan menghargai satu sama lain.

Jumat, 25 Oktober 2024

Lobby si Penjelajah Samudra

Lobby si Penjelajah Samudra


Lobby, si burung Lovebird yang ceria, punya mimpi besar: menjelajahi seluruh dunia! Suatu hari, saat sedang bermain di tepi pantai, Lobby melihat kapal pesiar besar. 


"Wah, seru banget kalau bisa naik kapal itu!" gumamnya. Tanpa pikir panjang, Lobby pun terbang menuju kapal.


Dengan cerdiknya, Lobby berhasil menyelinap masuk ke dalam sebuah koper. Saat kapal mulai berlayar, Lobby keluar dari persembunyiannya. Ia terpesona dengan pemandangan laut lepas yang luas. 


"Wow, ini dia samudra yang selama ini aku impikan!" seru Lobby.


Lobby menjelajahi setiap sudut kapal. Ia bertemu dengan berbagai macam orang dari berbagai negara. Ada yang mengira dia adalah peliharaan, ada pula yang mengira dia adalah burung ajaib. Lobby pun menceritakan petualangannya dengan lucu, membuat semua orang tertawa.


Suatu malam, saat sedang tidur di sarang improvisasinya, Lobby mendengar suara aneh. Ternyata, ada tikus yang ingin mengambil makanannya! Dengan gesit, Lobby mengejar tikus itu hingga ke dapur kapal. Setelah berhasil mengusir tikus, Lobby menjadi pahlawan bagi para kru kapal.


Setelah berpetualang selama beberapa minggu, Lobby akhirnya tiba di pulau tropis yang indah. Di sana, ia bertemu dengan kawanan Lovebird lainnya. Mereka menyambut Lobby dengan hangat dan mengajaknya bergabung dalam kelompok mereka.


Lobby pun memutuskan untuk tinggal di pulau itu. Ia merasa sangat bahagia karena telah menemukan tempat yang sempurna untuk memulai petualangan baru. 


Dan begitulah kisah Lobby si Lovebird, burung kecil yang punya mimpi besar dan keberanian untuk menjelajahi dunia.


Mau dengar cerita petualangan Lobby selanjutnya?

Kamis, 24 Oktober 2024

Owl Si Pemburu Malam yang Suka Memancing Sore

Owl Si Pemburu Malam yang Suka Memancing Sore

Owl bukanlah burung hantu biasa. Meskipun teman-temannya lebih suka berburu di malam hari, Owl justru punya kebiasaan unik. Setiap sore, saat matahari mulai terbenam dan langit berubah warna menjadi oranye keemasan, Owl akan terbang rendah menuju sungai yang mengalir tenang di dekat hutan.


Dengan matanya yang besar dan tajam, Owl dengan mudah menemukan ikan-ikan kecil yang berenang kesana kemari. Paruhnya yang kuat dan cakarnya yang tajam siap menangkap mangsanya. Namun, Owl tidak langsung menerkam. Ia akan bertengger di dahan pohon yang menggantung di atas sungai, sabar menunggu momen yang tepat.


Terkadang, Owl akan mengeluarkan suara lembut untuk memancing ikan-ikan kecil mendekat. Ketika ikan-ikan itu sudah cukup dekat, dengan cepat Owl akan menukik dan menangkap mangsanya.


Setelah puas memancing, Owl akan kembali ke sarangnya dengan membawa hasil tangkapannya. Ia menikmati ikan-ikan segar itu dengan lahap, sambil memandangi bintang-bintang yang mulai bermunculan di langit malam.


Yuk, besok kita lanjutkan petualangan Owl!

Rabu, 23 Oktober 2024

Robot dan Kucing Penjelajah

Robot dan Kucing Penjelajah



Di masa depan yang jauh, hiduplah sebuah robot bernama Zigi. Zigi adalah robot penjelajah yang sangat cerdas, namun ia merasa kesepian di planet asing tempat ia bertugas. 


Suatu hari, saat sedang menjelajahi hutan belantara planet itu, Zigi menemukan seekor kucing kecil yang terjebak dalam akar pohon. Kucing itu memiliki bulu berwarna oranye cerah dan mata yang bersinar penuh keingintahuan.


Zigi berhasil mengeluarkan kucing itu dan memberinya nama Orange. Mereka berdua langsung akrab. Orange yang lincah dan penuh semangat, selalu berhasil membuat Zigi tertawa. Zigi mengajari Orange banyak hal, seperti cara berkomunikasi dengan sinyal dan cara mencari makanan. Sementara itu, Orange mengajarkan Zigi tentang pentingnya persahabatan dan keindahan alam.


Bersama-sama, mereka menjelajahi seluruh penjuru planet itu. Mereka menemukan sungai yang airnya berkilau, gunung-gunung yang menjulang tinggi, dan hutan-hutan yang penuh misteri. Zigi merekam semua penemuan mereka dan mengirimkannya ke Bumi. Berkat petualangan mereka, manusia di Bumi semakin terinspirasi untuk menjelajahi alam semesta.


Suatu hari, mereka menemukan sebuah reruntuhan peradaban kuno. Di dalam reruntuhan itu, mereka menemukan sebuah artefak yang sangat berharga. Artefak itu ternyata adalah kunci untuk membuka portal menuju dimensi lain. Dengan hati-hati, Zigi dan Orange mengaktifkan portal itu dan melangkah masuk.


Di dimensi lain, mereka bertemu dengan makhluk-makhluk aneh dan menakjubkan. Mereka juga menemukan sebuah peradaban yang sangat maju. Zigi dan Orange menjadi duta bagi umat manusia di dimensi itu. Mereka berbagi pengetahuan dan teknologi dengan makhluk-makhluk di sana.


Petualangan Zigi dan Orange terus berlanjut. Mereka menjelajahi alam semesta yang luas, bertemu dengan berbagai macam makhluk, dan membuat banyak teman baru. Zigi yang dulunya merasa kesepian, kini merasa sangat bahagia. Ia telah menemukan sahabat sejati dalam diri Orange, kucing kecil yang telah mengubah hidupnya.

Selasa, 22 Oktober 2024

Misteri Pencurian Kacang di Gudang Tuan Tupai

Petualangan seru Trio Detektif Hutan


Misteri Pencurian Kacang di Gudang Tuan Tupai


Di sebuah hutan rimba yang rimbun, hiduplah tiga sahabat karib: Reno rubah yang cerdik, Milo musang yang lincah, dan Hilda burung hantu yang bijaksana. Mereka dikenal sebagai Trio Detektif Hutan karena ketelitian dan kecerdasan mereka dalam memecahkan berbagai misteri.


Suatu hari, Tuan Tupai, pemilik gudang kacang terbesar di hutan, datang kepada mereka dengan wajah cemas. "Kacang-kacangku hilang dicuri!" keluhnya. "Aku sudah mencari ke seluruh penjuru hutan, tapi tidak menemukan petunjuk apa pun."


Tanpa pikir panjang, Trio Detektif langsung menyanggupi permintaan Tuan Tupai. Mereka mulai menyelidiki gudang kacang. Reno mengendus-endus setiap sudut mencari aroma yang mencurigakan, Milo memanjat pohon tertinggi untuk melihat apakah ada tanda-tanda pergerakan, dan Hilda menggunakan matanya yang tajam untuk memeriksa setiap detail.


"Aku menemukan jejak kaki kecil di dekat jendela gudang," kata Milo sambil menunjuk ke tanah.


"Dan lihatlah, ada bulu-bulu aneh yang menempel di pagar," tambah Hilda.


Reno mengamati jejak kaki dan bulu itu dengan seksama. "Ini bukan jejak kaki tupai," katanya. "Menurutku, pelakunya lebih kecil dan mungkin bisa terbang."


Mereka pun mulai menyusun daftar tersangka. Mulai dari burung kutilang yang terkenal suka mencuri makanan, hingga tikus tanah yang licik. Namun, semua petunjuk yang mereka temukan selalu mengarah ke jalan buntu.


Hingga suatu malam, saat sedang berjaga di sekitar gudang, Hilda mendengar suara mencurigakan. Ia mengikuti suara itu dan menemukan sebuah sarang burung yang tersembunyi di balik dedaunan. Di dalam sarang itu, Hilda menemukan tumpukan kacang milik Tuan Tupai.


"Ternyata pelakunya adalah burung gagak yang pintar menyamar!" seru Hilda. "Dia menggunakan bulu burung lain untuk mengelabui kita."


Dengan bantuan Tuan Tupai, Trio Detektif berhasil menangkap burung gagak pencuri itu. Tuan Tupai sangat berterima kasih kepada mereka dan mengadakan pesta besar untuk merayakan keberhasilan mereka.


Sejak saat itu, nama Trio Detektif Hutan semakin terkenal di seluruh hutan. Mereka terus berpetualang dan memecahkan berbagai misteri, selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan.

Jumat, 16 Juni 2023

PERJALAN WAKTU

 PERJALANAN WAKTU

Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat. Seperti baru kemarin Yahya masuk PAUD, dan alhamdulillah besok sudah naik tingkat ke TK. 

Secara postur, Yahya seperti anak usia kelas 1 SD, namun secara kepribadian tetap masih layaknya usia balita pada umumnya. September besok genap 5 tahun. 

Saya selalu berusaha hadir di setiap kegiatan PAUD dimana Yahya bermain dan berkumpul dengan teman-temannya. Terutama kegiatan di luar kelas, seperti ke perpustakaan, museum, candi dll. 

Kehadiran orang tua menemani kegiatan anak insyaallah akan memberikan dampak positif di masa yang akan datang. 

Nah tahun ini insyaallah Yahya akan masuk ke TK PERTIWI 7 MUNGGUR, TK dengan segudang prestasi. Bismillah.

Sabtu, 20 Mei 2023

APRESIASI KEPADA ANAK

 APRESIASI KEPADA ANAK

Hampir setiap pagi, terutama hari Jumat Yahya selalu membantu saya mempersiapkan agenda Nasi Gratis Jogja. Tentunya sesuai kapasitas anak usia 3 tahun. 

Seperti membantu menata 1 - 2 menu atau membawakan kantong berisi menu makan. Lebih tepatnya diseret 😅 Namun setidaknya nalar seorang balita sudah terasah sejak dini untuk membantu kegiatan orang tuanya.

Setelah selesai menata menu Gratis NGJ, Yahya selalu minta untuk di foto. Dengan rambut istimewanya dan senyum lebar mata sipitnya, membuat agenda harian bersama Nasi Gratis Jogja terasa menyenangkan. Apalagi setelah lihat hasil fotonya, Yahya selalu riang gembira.

Sebagai bentuk terimakasih dan apresiasi saya kepada anak karena telah membantu, kemudian saya belikan satu karton susu kotak, dengan catatan untuk stok satu bulan. Agar melatih anak disiplin dan mengontrol diri dalam meminum susu kotak tersebut untuk tidak boros.

Prinsip saya adalah apresiasi itu wajib ditunjukkan kepada anak, ketika anak melakukan hal-hal baik sekecil apapun itu. Tidak selalu berwujud benda, namun bisa sebuah ucapan terimakasih, ucapan selamat, pelukan ataupun lainnya yang bisa menumbuhkembangkan rasa percaya diri pada sang anak. 

Rasa untuk ingin dihargai itu selalu ada di setiap manusia, maka dari itu mari kita selaku orang tua jangan sungkan untuk menghargai dan sesekali menunjukkan apresiasi terhadap kegiatan positif anak - anak kita sejak dini.

Sabtu, 14 Januari 2023

PEJUANG GARIS BIRU

Video ini sangat bagus, sangat memberi motivasi kepada para pasangan suami istri yang merindukan momongan.

Saya unggah video ini, karena saya dan istri adalah salah satu dari pejuang garis biru tersebut dan ingin berbagi sedikit motivasi yang mungkin akan menginspirasi bagi yang membaca postingan saya ini.

Bagi sebagian orang, setelah menikah mereka dikaruniai momongan yang lucu dan menggemaskan selang satu tahun pernikahan. Kebahagiaan yang sempurna bagi pasangan suami istri yang baru menikah.

Ada pula pasangan suami istri yang harus berjuang demi mendapatkan buah hati yang dinanti. Kesana kemari pindah dokter, pindah rumah sakit, minum ini itu dan lain sebagainya diiringi doa kepada Sang Maha Kuasa demi buah hati.

Segala daya upaya diusahakan, kadang harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Itu bukanlah hal yang besar bagi pasutri yang mendamba buah hati dan saya pernah di posisi itu.

Selang satu tahun setelah menikah, kami belum mendapatkan momongan. Kami tidak mempermasalahkan hal tersebut. Selang dua tahun kami pun belum diberi momongan, kami pun masih tetap biasa. Kami berpasrah pada Allah SWT Sang Pemberi Rejeki. 

Namun memasuki tahun ketiga banyak omongan dari luar yang kadang mengusik hati. Bla bla bla bla. Ba bi bu ba. Ya. Mengusik hati. Sedih. Marah. Dan segala emosi menjadi satu di dalam hati. Berkecamuk.

Setelah kami pikir, sebenarnya orang-orang di luar sana, perhatian kepada kami. Menanyakan kondisi kami. Hanya saja, kurang tepat waktunya. Itu perasaan kami. Akhirnya, kami berdua memutuskan untuk bangkit. Untuk tetap bahagia dalam penantian si buah hati.

Di tahun ketiga tersebut, kami yang ada hanya berlibur dan healing. Touring, camping, touring, camping. Begitu seterusnya. Melepaskan penat dan mengisi hati dengan kebahagiaan. Setelah terisi dengan kebahagiaan, kami mengurus beberapa agenda sosial. Pagi, siang dan malam. Begitu terus hingga beberapa bulan lamanya.

Pada akhir 2017 semua agenda sosial terselesaikan dan suatu pagi di bulan Januari 2018, istri membangunkan saya dengan menunjukkan dua garis pada testpack. Kami berdua masih ragu. Keesokannya, ternyata positif 2 garis biru. 

Kami pun langsung ke dokter untuk lebih memastikan, dan alhamdulillah Allah SWT mempercayakan calon buah hati kepada kami yang pada akhirnya lahir di bulan September. Sosok bayi mungil, Yahya Abizar Padma Perwira.

Apa yang kami alami di atas, masih belum seberapa dibanding perjuangan beberapa saudara dan tetangga yang membutuhkan waktu belasan bahkan puluhan tahun demi mendapatkan sang buah hati.

Maka dari itu, kepada engkau yang mendamba buah hati, tetap optimis, semangat dan bahagia. Itu yang terpenting. Diiringi usaha dan doa kepada Yang Maha Kuasa.

Bagi siapapun di luar sana, jika ada pasutri yang belum memiliki momongan, mohon dijaga segala ucapan. Tahan. Cukup doakan dalam hati kepada pasutri itu agar segera mendapatkan buah hati.

Salam untuk Para Pejuang Biru. Kalian hebat!

Terimakasih Untuk Istriku.

Terimakasih Untuk Keluargaku.

Kamis, 12 Januari 2023

Ikhlas dan Tanggungjawab Adalah Bagian Yang Tak Terpisahkan

SURATAN TANGAN KEHIDUPAN MENGHADAPI SURAT TANTANGAN KEHIDUPAN

Tahun 2023 ini merupakan tahun penuh tantangan. Selain fokus kegiatan sosial di Nasi Gratis Jogja, tahun ini saya juga mulai menghidupkan kembali marwah semangat toko saya Lapak TrigunCorp Toys & Hobby Shop. 

Tidak sampai di situ, tahun ini saya juga mendapat sebuah tanggungjawab dalam hobi menulis artikel bersama Zeka Digital. Berbeda saat di NGJ atau LTC, jobdesk di ZD ini mengharuskan saya menyelesaikan semua tugas sebelum tenggat waktu deadline nya, sampai lembur jam 03.00 WIB. 

Apakah ini menjadi beban? Bagi saya tidak. Saya enjoy melakukannya, karena ini hobi dan passion saya. 

Adanya deadline ini, mengajarkan saya untuk bertanggungjawab atas apa yang telah diamanahkan. Awal dari sebuah keikhlasan adalah rasa tanggungjawab. 

Maka dari itu mari kita selesaikan segala amanah dengan rasa tanggungjawab. Salam.

Senin, 05 Desember 2022

PELAYANAN INDIHOME di PLASA TELKOM JOGJA

Kalau kata orang pelayanan IndiHome itu buruk, tidak profesional dll. Tapi selama saya pakai 5 tahun lalu, semua berjalan baik dan maksimal sesuai kebutuhan saya hingga hari ini. 

Dan pagi ini saya ke Plasa Telkom untuk pemutusan layanan telepon serta menambah layanan TV Internet, saya mendapat layanan yang baik, ramah dan luar biasa. 

Dan mbak-mbak CS bertanya, "Ini mas nya yang di Nasi Gratis Jogja ya yang di Jalan Wonosari?".

Ternyata mbak nya sering lewat di jalan wonosari dan memperhatikan saya 😅 dan namanya Mbak Esti. 

Silakan netijen Jogja berlangganan IndiHome. Pelayanan Plasa Telkom Jogja sungguh mantab jiwa.

Sekian.

Rabu, 30 November 2022

JOGJA DARURAT DRAINASE

 JOGJA DARURAT DRAINASE

Musim hujan telah tiba, dan sekarang menuju Bulan Desember. Dimana Desember adalah Gede Gedene Sumber atau curah hujan sangatlah besar. Terbukti bahwa dua minggu terakhir hujan lebat lebih dari 4 jam setiap harinya. Hujan adalah rahmat dan saya sangat menyukurinya. 

Namun terkadang hujan menjadi awal "bencana" karena ulah para manusianya. Longsor dan banjir efek hutan gundul karena pohon ditebangi, buang sampah disungai dan menutup drainase. 

Pagi ini hujan lebat sedari tadi malam. Air dari drainase meluap ke jalan raya menjadikan jalan bagaikan Sungai Mahakam. 


Mari kita bertanggung jawab atas drainase yang ada di depan rumah kita, dan setiap hujan lebat saya selalu mengecek serta membersihkan drainase depan rumah agar aliran air hujan lancar menuju sungai. 

Salam.

Sabtu, 21 Mei 2022

ANAK VESPA EKSTREM

Hari mulai malam, jam menunjukkan pukul 20.00 WIB dan cuaca hujan cukup deras. Kebetulan saya bersama anak dan istri baru saja pulang dari acara di luar. Sesampainya kami di teras rumah, istri saya Dewi berbisik kalau ada anak vespa ekstrem berteduh di emperan toko seberang rumah. Terus meminta saya untuk mengajak mereka untuk makan malam di gerai ayam goreng di kios kontrakan kami di sebelah Markaz Nasi Gratis Jogja.

Setelah bersih-bersih diri, saya menyeberang jalan menuju emperan toko tetangga tempat anak-anak vespa ekstrem berteduh. Mereka berjumlah 4 orang dengan dua motor vespa ekstremnya, satu vespa ceper dan satunya vespa tank.

Alhamdulillah saya diberi sedikit kemampuan untuk mudah bergaul dan berkomunikasi dengan siapapun, dari semua golongan tanpa terbatas SARA. Saya ajak langsung mereka untuk makan malam di tempat kami.

Sejurus kemudian kami selesai makan, kemudian kami ngobrol panjang lebar dan berkenalan. Mereka adalah anak komunitas vespa ekstrem dari Sukabumi yang sedang dalam perjalanan menuju Bali dan nama mereka dari kiri adalah Gebez, O'ok, Pedro dan Patkai. Nama-nama unik sebagai nama panggilan mereka sehari-hari.

Tak terasa satu jam kami lalui dalam obrolan hangat di dinginnya malam dalam rintik hujan. Mereka pun ijin pamit untuk melanjutkan perjalanan mencari tempat beristirahat dan tidur malam ini.

Inilah kehidupan, setiap manusia memiliki panggilan jiwa dalam menjalani hidup masing-masing. Sehat bahagia untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 20 Mei 2022

INVESTASI ANAK, INVESTASI ORANG TUA

Kebahagiaan anak adalah kebahagiaan orang tua, pun sebaliknya begitu kebahagiaan orang tua adalah kebahagiaan anak. Salah satu kunci kebahagiaan antara orang tua dengan anak adalah komunikasi.

Nah Idul Fitri 1443 H ini, Yahya pertama kali mendapat THR dari sanak keluarga, saudara dan tetangga di suasana Lebaran yang istimewa ini. Usia Yahya baru tiga tahun, jadi belum bisa mengerti perihal komunikasi dan investasi. Maka dari itu, saya selaku ayahnya memberikan investasi jangka panjang sesuai amanah THR yang diberikan, untuk Yahya dan kelak akan kami komunikasikan demi kebaikan bersama.

Pagi ini saya mendatangi Butik Emas ANTAM Jogja untuk menukar THR menjadi kepingan logam mulia untuk Yahya. Selain menjadi investasi jangka panjang namun juga mengamankan uang agar tidak mengalami inflasi termakan perkembangan jaman.

Setiap orang tua memiliki cara untuk mendidik anak perihal keuangan dan inilah cara saya untuk mengelola keuangan pribadi Yahya untuk masa depan yang lebih cerah.

Sehat selalu untuk para orang tua, selalu jalin komunikasi dengan buah hati tercintanya.

Salam.

MAKANAN GOSONG TIDAK MENYAKITI SIAPAPUN

Mantan presiden India, DR. Abdul Kalam berkata, “Waktu aku masih kecil, ibuku memasak makanan untuk kami. Suatu malam dia membuat makan malam setelah seharian bekerja keras,

Ibu meletakan sepiring ‘sabzi’ dan roti gosong didepan Ayahku".


Aku menunggu untuk melihat apakah ada respon negatif dari Ayah terhadap  roti gosong itu. 

Ternyata Ayahku tenang saja makan rotinya, Ayah bertanya padaku, "bagaimana kegiatan di sekolahmu hari ini?".

Aku tidak ingat apa yang kukatakan padanya malam itu, tapi yang aku ingat aku mendengar Ibu meminta maaf kepada Ayah atas roti yang gosong itu.

Aku tak akan pernah lupa yang ayah katakan, sambil tersenyum ayah mengatakan, "Sayang, aku sesekali suka makan roti gosong”, sambil mencium kening Ibu.

Malamnya sebelum tidur aku mencium pipi Ayah, mengucapkan selamat malam. Aku bertanya apa Ayah benar-benar menyukai rotinya yang gosong.

Ayah memelukku,

“Ibumu melalui hari yang berat dengan pekerjaan hariannya dari bangun sampai tidur lagi, dan tentu Ibumu benar-benar lelah. Roti gosong tidak pernah menyakiti siapapun, kata-kata kasarlah yang akan "menyakiti” hati Ibumu".

"Kau tahu Nak? hidup ini penuh dengan hal-hal yang tidak sempurna dan orang-orang yang tidak sempurna. Ayahpun bukan lelaki sempurna, belajarlah untuk menerima "ketidak-sempurnaan" itu supaya kamu bisa menikmati kebahagiaan bersama keluargamu nanti".

APRESIASI KEPADA ANAK

Hampir setiap pagi, terutama hari Jumat Yahya selalu membantu saya mempersiapkan agenda Nasi Gratis Jogja. Tentunya sesuai kapasitas anak usia 3 tahun. Seperti membantu menata 1 - 2 menu atau membawakan kantong berisi menu makan. Lebih tepatnya diseret 😅 Namun setidaknya nalar seorang balita sudah terasah sejak dini untuk membantu kegiatan orang tuanya.

Setelah selesai menata menu Gratis NGJ, Yahya selalu minta untuk di foto. Dengan rambut istimewanya dan senyum lebar mata sipitnya, membuat agenda harian bersama Nasi Gratis Jogja terasa menyenangkan. Apalagi setelah lihat hasil fotonya, Yahya selalu riang gembira.

Sebagai bentuk terimakasih dan apresiasi saya kepada anak karena telah membantu, kemudian saya belikan satu karton susu kotak, dengan catatan untuk stok satu bulan. Agar melatih anak disiplin dan mengontrol diri dalam meminum susu kotak tersebut untuk tidak boros.

Prinsip saya adalah apresiasi itu wajib ditunjukkan kepada anak, ketika anak melakukan hal-hal baik sekecil apapun itu. Tidak selalu berwujud benda, namun bisa sebuah ucapan terimakasih, ucapan selamat, pelukan ataupun lainnya yang bisa menumbuhkembangkan rasa percaya diri pada sang anak. Rasa untuk ingin dihargai itu selalu ada di setiap manusia, maka dari itu mari kita selaku orang tua jangan sungkan untuk menghargai dan sesekali menunjukkan apresiasi terhadap kegiatan positif anak - anak kita sejak dini.

Minggu, 29 Maret 2020

KEUTAMAAN MEMBERI MAKAN



Memberi makan orang lain adalah amal sosial yang mulia. Mengenyangkan orang lain merupakan amal yang sangat dianjurkan Islam.

“Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa orang yang gemar memberi makan orang lain disediakan baginya pintu khusus di surga yang tidak ada yang boleh memasukinya selain dirinya dan semisal dengannya (HR Thabrani).

Gemar memberi makan orang lain kelak akan memperoleh naungan pada hari perhitungan. “Tiga pekara siapa pun yang ada padanya, kelak akan dinaungi oleh Allah di bawah arsy-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu, berwudhu pada waktu cuaca dingin, mendatangi masjid meskipun gelap, dan memberi makan orang yang kelaparan.” (HR Abu Muslim al-Ashbahani).

Memberi makan orang yang kelaparan termasuk amalan yang dapat menghapus dosa-dosa, mengundang turunnya rahmat, dan menyebabkan diterimanya tobat. Mencukupkan diri dengan ritual-ritual yang bersifat individual belum cukup.

Orang yang beriman harus melengkapi dirinya dengan amal-amal sosial. Nabi SAW bersabda, “Tidak (sempurna) iman orang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan.” (HR al-Baihaqi).

Alangkah indahnya jika kita memahami ajaran Islam ini secara utuh. Bahwa Islam bukan ajaran individualis, melainkan ajaran yang mengedepankan distribusi kebaikan kepada orang banyak.

Orang yang beriman harus hadir membantu saudaranya yang kesulitan. Bukan semata atas dasar kemanusiaan, melainkan itulah tuntutan keimanan.

https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/o3smw1301

Kamis, 02 Januari 2020

BERSEDEKAH SECARA TERANG-TERANGAN ITU BOLEH.



Ada orang yang bertanya-tanya, apakah sedekah itu perlu dilakukan secara terang-terangan, atau sebaiknya sembunyi-sembunyi?

Allah berfirman: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 271)

Dari ayat di atas menyebutkan bahwa keduanya diperbolehkan, namun sedekah yang dilakukan sembunyi-sembunyi adalah lebih baik.

Namun ada kalanya orang bersedekah dengan maksud agar orang lain ada yang mengikuti apa yang dilakukannya itu. Jadi dia bersedekah untuk memotivasi orang lain agar mau bersedekah pula. Tentu saja hal ini diperbolehkan. Sebab mengajak orang untuk berbuat baik tidak hanya mendatangkan pahala bagi orang yang bersedekah, tetapi juga bagi orang yang memotivasinya.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa memulai suatu sunnah yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang-orang yang mengikutinya.” (HR. Muslim)

Jadi tidak ada larangan terkait sedekah secara terang-terangan. Hanya saja kita perlu meyakinkan diri bahwa sedekah tersebut memang diniatkan karena Allah semata, bukan yang lain.

Jangan pernah menunda atau ragu dalam bersedekah, sebab Allah pasti akan membalas kebaikan dengan kebaikan yang berlipat ganda.

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadid: 18)


Bahkan di dalam Al Quran, tidak ada satu ayat pun yang melarang kita terang-terangan dalam bersedekah.

Memang, bersedekah diam-diam itu baik dan sangat dianjurkan, untuk menghindari riya.

Namun bersedekah terang-terangan itu belum tentu riya. Justru kita yang menuduh riya bisa terkena dosa, yakni dosa buruk sangka dan menuduh tanpa bukti.

Orang yang bersedekah diam-diam belum tentu ikhlas. Orang yang bersedekah terang-terangan belum tentu riya. 

Riya atau ikhas itu masalah HATI. Hanya Allah dan kita yang tahu. Yang tidak tahu janganlah berburuk sangka. Karena yang namanya buruk sangka itu termasuk dosa.

Dan marilah kita berhenti menuduh orang lain dengan berkata, "Kamu kok sedekah terang-terangan, sih? Itu riya!"

Sebab saat berkata seperti itu, kita justru berdosa karena buruk sangka dan menuduh tanpa bukti. Apakah kita yakin dia riya? Bukankah riya itu urusan hati, yang tahu hanya Allah SWT dan orang yang bersedekah tersebut 🙏🏻

Yuk, bersedekah dan jangan tunda-tunda 😊

Rabu, 11 Desember 2019

NASI GRATIS JOGJA



Mungkin banyak yang bertanya, program apa itu? Siapa pemiliknya? Kok di etalase namanya Abu Hamdan dan Yahya Abizar? Dan masih banyak pertanyaan lainnya. 

Maka dalam tulisan ini akan kami jawab garis besarnya; 

Kegiatan sedekah Nasi Gratis Jogja (NGJ) ini adalah inisiasi kami berdua Alumni SMTI YOGYAKARTA 2006 untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Baik itu musafir, dhuafa, anak sekolah, buruh, petani, pedagang keliling, relawan ambulan, sopir truk dan sesiapapun itu tanpa melihat latar belakang siapa mereka. Di etalase, Hamdan dan Yahya adalah nama anak kami. 

Agenda ini juga ingin berbagi inspirasi kepada mereka para dermawan untuk mengisi etalase tsb, yang kami sebut Si Naryo ( NAsi gRatis YogyakartO) Boleh nasi, roti, minuman atau bahan baku mentah lainnya.


Namun kami tetap memperhatikan UKM kuliner di sekitar NGJ. Jangan sampai kehadiran kami dianggap menurunkan omzet para pedagang sarapan. Oleh karena itu, kami setiap minggu memesan 450 nasi bungkus kepada para pedagang makanan yang notabene tetangga kami.


Intinya kami ingin berbagi kebahagiaan kepada siapapun yang membutuhkan dan tidak terbatas oleh suku, agama, ras dan antar golongan. 🙏🏻

Update Selasa, 19 Mei 2020

Alhamdulillah banyak media yang tertarik meliput dan mewawancarai Tim Nasi Gratis Jogja, berikut liputan TV dan artikel berita lengkap tentang Nasi Gratis Jogja silakan klik di;

PORTAL WEB METRO TV

PORTAL WEB TAGAR.ID

PORTAL WEB TRIBUN.COM

PORTAL WEB SUARA.COM

PORTAL WEB AKURAT.CO

PORTAL WEB YOUTUBE.COM

PORTAL WEB VIDIO.COM

Ttd.
Nasi Gratis Jogja.
Menebar kebaikan untuk sesama.

Selasa, 12 November 2019

TUJUAN AKHIR


Seorang manager yang memiliki gaji 100 juta perbulan tengah berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut, ketika seorang nelayan merapatkan perahunya.
Manager itu bertanya :
"Berapa lama waktu yang anda habiskan untuk menangkap ikan sebanyak ini?"
“Tidak lama, cukup 5 jam,” jawab nelayan.
“Mengapa tidak pergi lebih lama lagi dan menangkap lebih banyak lagi ?”
“Ini sudah cukup buat keluargaku.”
“Apa yang Anda lakukan diluar menangkap ikan?”
“Bermain dengan anak-anakku, tidur siang, makan siang bersama keluargaku, mengantar dan jemput anak ke sekolah, bermain gitar, ngobrol dengan teman-temanku, ya, hidup yang begitu kunikmati.”
“Aku punya ide untuk membantumu,” ujar si manager.
“Aku lulusan master dari Amerika, Saranku, habiskan waktumu lebih banyak utk menanggkap ikan, beli perahu yang lebih besar, dapat lebih banyak uang, beli lagi beberapa perahu. 
Jangan jual ikan keperantara, jual langsung ke pengolahan sampai Anda memiliki pabrik sendiri.
Kendalikan produk, distribusi dan produksinya.
Setelah itu anda pindah ke kota besar, kemudian ke luar negeri untuk mengembangkan usaha ini.”
“Menarik, tapi berapa lama waktu yg dibutuhkan supaya aku bisa seperti itu?” tanya nelayan mulai tertarik.
“Lima belas tahun paling cepat. Dua puluh tahun paling lambat,” jawab si manager.
“Setelah itu apa Pak ?”
“Inilah bagian yang paling menarik,
Anda bisa menjual saham perusahaan di bursa dan menghasilkan uang miliaran.”
“Wah, miliaran ya."
"Lalu apa setelah itu Pak?”
“Lalu, Anda bisa istirahat dan pulang ke rumah.
Pindah ke desa kecil di tepi laut, memancing, bermain dengan anak-anak, tidur siang, makan bersama istri, mengantar anak ke sekolah, bermain gitar serta ngobrol dengan teman2 dekat.:
"Oooooooh..
kalau TUJUAN AKHIR nya cuma itu, sekarang SAYA SUDAH MENDAPATKAN apa yang SAYA INGINkan,
Kalau menunggu 20 tahun lagi, anak-anak saya sudah besar,
jadi gak mungkin lagi saya bermain dan mengantar mereka ke sekolah" sahut si nelayan sambil meninggalkan manager yang kebingungan.
Pesan si Nelayan :
Jangan lewatkan GOLDEN MOMENT bersama ANAK-ANAK & KELUARGAmu.
Karena HAL INDAH ini TIDAK AKAN TERULANG DUA KALI.
May You be Well & Happy
Semoga kesejahteraan ada pada Anda sekalian

SC Timeline FB